Berikut ini berbagai adaptasi pohon mangrove terhadap kadar garam tinggi kecuali

Setelah membaca materi dan melihat video, jelaskan secara singkat informasi apa saja yang dapat diambil dari informasi yang sudah disajikan

Saya Khusnul Sholikah (M0819045) dari kelas B, izin menjawab

ada beberapa informasi yang dapat diperoleh dari materi perkulihan hari ini yaitu : terdapat beberapa faktor yag dapat mempengaruhi pada pertumbuhan mangrove, yaitu faktor intern dan ekstern. Faktor intern berkaitan dengan kemampuan genetika dan perkembangan tanaman, dan pengaruh-pengaruh lain dari tumbuhan itu sendiri. Sedangkan faktor ekstern berkaitan dengan faktor fisik geografid terhadap tumbuhan tersebut. Pada faktor fisik mangrove seperti salinitas, tanah, pasang, fisiografi pantai, gelombang dan arus, oksigen terlarut, iklim, serta hara. Untuk bertahan hidup, tumbuhan mangrove melakukan adaptasi seperti bertahan dengan konsentrasi garam tinggi, pemeliharaan air desalinasi, spesialisasi akar, reproduktif, dan respon terhadap cahaya.

Selamat siang bu, saya Novania Cantika dengan NIM M0819065. Informasi yang saya dapatkan dari ppt adalah : 1. faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove, yaitu : a. topografi, yang mempengaruhi komposisi, distribusi spesies dan lebar hutan mangrove b. pasang surut pantai yang menentukan zonasi, pertumbuhan dan perkembangan magrove c. gelombang dan arus yang mempengaruhi struktur, fungsi dan spesies disekitar mangrove d. pengaruh iklim terhadap pertumbuhan mangrove e. salinitas air dan tanah f. oksigen terlarut pada mangrove g. struktur tanah h. unsur hara untuk memelihara pertumbuhan mangrove 2. adaptasi mangrove a. mampu bertahan dalam salinitas yang tinggi b. pemeliharaan air desalinasi, karena mangrove hidup ditanah yang jenuh air c. spesifikasi akar yang khas dan memiliki lentisel d. reproduksi secara vivipar (reproduksi dengan buah) e. daun mangrove memiliki kutikula yang tebal, lapisan lilin dan stomata tersembunyi sebagai respon terhadap cahaya informasi yang dapat saya ambil dari video adalah : mangrove berfungsi antara lain sebagai tempat hidup berbagi species fauna di laut, menahan gelombang tsunami dan sebagai penyaring air di laut, dan memberikan keuntungan dalam bidang ekonomi. Meskipun demikian, banyak lahan hutan mangrove di Meksiko yang diubah menjadi peternakan udang, industri perkebunan dan industri besar lainnya. Jika tidak dilakukan langkah perbaikan, Meksiko dapat kehilangan 50% dari hutan magrovenya.

terimakasih bu

Rony Bayu Paddy / M0819084 Kelas D. ijin menjawab informasi yang telah saya dapat yaitu, Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove dapat digolongkan menjadi dua, yakni faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern terkait dengan kemampuan genetika dan perkembangbiakan tanaman serta aktivitas tanaman mangrove sendiri seperti terkait dengan genetika atau spesiesnya, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutasi dan modifikasi. Sedangkan, faktor ekstern yang memberi pengaruh pada penyebaran dan pertumbuhan mangrove sebenernya sejalan dengan berbagai faktor fisik geografis mulai dari jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu. Faktor-faktor fisik mangrove seperti, fisiografi pantai (landau dan terjal), pasang surut air laut (lama, durasi, dan rentang), gelombang dan arus laut, iklim (cahaya, curah hujan, suhu, dan angin), salinitas, oksigen terlarut (untuk dekomposisi, proses respirasi dan fotosintesis), tanah, unsur hara mangrove (organic dan anorganic).

Adaptasi mangrove dilakukan untuk beberapa aspek berupa, bertahan dengan konsentrasi garam tinggi, pemeliharaan air desalinasi, spesialisasi akar, reproduktif, respon terhadap cahaya. terimakasih.

saya zaenal abidin, nim m0819094 ijin menjawab informasi yang dapat diambil adalah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan mangrove yaitu faktor intern dan ekstern. faktor intern berasal dari tumbuhan itu sendiri yang mampu / tidak mampu beradaptasi dan berkembang biak. faktor ekstern berasal dari luar tumbuhan tersebut yaitu faktor fisik geografis dimana tempat mangrove tersebut tumbuh dan berkembang. terdapat 8 faktor fisik geografis, yaitu 1. fisiografi pantai, mempengaruhi komposisi, distribusi spesies dan lebar hutan mangrove 2. pasang surut, menentukan zonasi, pertumbuhan, dan penyebaran kehidupan mangrove 3. gelombang dan arus, merubah struktur dan fungsi ekosistem mangrove, berpengaruh langsung terhadap distribusi spesies mangrove, mempengaruhi daya tahan organisme akuatik di area pantai, berpengaruh tidak langsung terhadap sedimentasi pantai dan pembentukan padatan dan endapan tanah pasir di muara sungai 4. iklim, mempengaruhi perkembangan tumbuhan dan perubahan faktor fisik(substrat dan air) 5. salinitas, mempengaruhi laju pertumbuhan dan zonasi mangrove 6. oksigen terlarut, berperan penting dalam dekomposisi serasah karena bakteri dan fungsi yang bertindak sebagai dekomposer membutuhkan oksigen untuk kehidupannya, berperan penting dalam proses respirasi dan fotosintesis 7. tanah,karakteristik substrat merupakan faktor pembatas terhadap pertumbuhan mangrove Rhizophora mucronata dapat tumbuh baik pada substrat yang dalam/tebal dan berlumpur Avicennia marina dan Bruguiera sp hidup pada tanah lumpur berpasir 8. hara, memelihara keseimbangan ekosistem mangrove ekosistem mangrove memiliki lingkungan yang sangat kompleks sehingga diperlukan beberapa adaptasi baik morfologi, fisiologi, maupun reproduksi terhadap kondisi tersebut. terdapat 5 aspek adaptasi, yaitu : 1. bertahan dengan konsentrasi garam tinggi, mekanisme penting dalam pengaturan keseimbangan garam pada mangrove, sehingga tidak lagi meracuni tumbuhan, meliputi kapasitas akar untuk melawan NaCl yang berbeda, pemilihan kelenjar-kelenjar khas sekresi garam dari beberapa jenis pada daunnya, akumulasi garam pada berbagai bagian tumbuhan, dan hilangnya garam ketika daun dan bagian tumbuhan lainnya gugur 2. pemeliharaan air desalinas, hampir semua jenis mangrove tumbuh di tanah yang jenuh air, yang potensi airnya diatur oleh potensi osmotik substrat 3. spesialisasi akar, akar merupakan barrier utama terhadap pergerakan larutan ke dalam tumbuhan dan sebagai hasilnya konsentrasi ion yang diantarkan ke tunas sangat berbeda dari konsentrasi ion pada medium eksternal 4. reproduktif, untuk bisa bertahan dan berkembang menyebar di kondisi alam yang keras, jenis-jenis bakau sejati mempunyai cara yang khas yaitu mekanisme reproduksi dengan buah yang disebut vivipar

5. respon terhadap cahaya, daun mangrove beradaptasi terhadap kondisi lingkungan mangrove yang memiliki radiasi sinar matahari dan suhu udara yang umumnya tinggi, oleh karena mangrove tumbuh di daerah pesisir dan sebagian besar di wilayah garis lintang rendah/tropis

Saya Natasha Dewina M0819062 ijin menjawab, Faktor yang memberi pengaruh terhadapt penyebaran dan pertumbuhannya Mangrove dibagi menjdai 2, yaitu factor intern dan factor ekstern. Faktor intern terkait dengan kemampuan genetika dan perkembangbiakan tanaman serta aktivitas tanaman mangrove sendiri seperti terkait dengan genetika atau spesiesnya, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutasi dan modifikasi, serta kekmapuan melakukan penyebaran dari jenis tanaman bakau atau faktor biologis tanaman. Sedangkan faktor ekstern yang memberi pengaruh pada penyebaran dan pertumbuhan mangrove sebenernya sejalan dengan berbagai faktor fisik geografis mulai dari jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, sampai dengan kondiri air dan sejenisnya. Factor fisik mangrove : 1. Fisiologi pantai 2. Pasang 3. Gelombang dan arus 4. Iklim 5. Salinitas 6. Oksigen terlarut 7. tanah 8. Hara Sebaran spesies tumbuhan mangrove terkait dengan kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan (faktor abiotik)pada umumnya memiliki bentuk morfologi dan mekanisme fisiologi tertentu untuk beradaptasi terhadap lingkungan mangrove. Ekosistem mangrove memiliki lingkungan yang sangat kompleks sehingga diperlukan beberapa adaptasi baik morfologi, fisiologi, maupun reproduksi terhadap kondisi tersebut. Adaptasi yang dilakukan yaitu : 1. Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi 2. Pemeliharaan air desalinasi 3. Spesifikasi akar 4. Reproduktif

5. Respon terhadap cahaya

Mardhiah Nurul L (M0819049) dalam pertumbuhannya mangrove dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. fakto internal berarti faktor yang berasal dari dalam tumbuhan seperti kemampuan genetika dan perkembangbiakan tanaman sekaligus aktivitas mengrove itu sendiri. contohnya seperti genetika, kemampuan adaptasi, kemampuan kawin silang, kemampuan mutasi dan modifikasi, dan kemampuan untuk penyebaran jenis tanaman. sedangkan faktor eksternal banyak berasal dari faktor fisik lingkungan. diantaranya jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, kondisi air, dsb. adapaun faktor fisik yang secara khusus mempengaruhi mangrove adalah: 1. fisiografi pantai 2. pasang 3. gelombang dan arus 4. iklim (cahaya, curah hujan, suhu, dan angin) 5. salinitas 6. oksigen terlarut 7. tanah 8. hara dari faktor-faktor yang sangat beragam tersebut, mangrove pun harus terus beradaptasi karena keadaan yang terus berubah. baik secara morfologi maupun mekanisme fisiologi. mangrove harus melakukan beberapa adaptasi seperti berhatahan di konsentrasi garam yang tinggi, pemeliharaan air desalinasi, spesialisasi akar, reproduktif, dan respon terhadap cahaya.

terima kasih

selamat siang bu Lia, saya Thalita Aldila M0819090 izin menjawab informasi yang saya dapat adalah faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove - intern : kemampuan genetika, perkembangbiakan, dan aktivitas tanaman mangrove - ekstern : sejalan dengan faktor fisik geografis Faktor fisik mangrove 1. Fisiografi pantai : dapat mempengaruhi komposisi, distribusi spesies dan lebar hutan mangrove 2. Lama pasang air laut : mempengaruhi salinitas (meningkat saat pasang), perubahan salinitas sebagai faktor pembatas yang mempengaruhi distribusi spesies secara horizontal, perpindahan massa air (tawar dan laut) mempengaruhi distribusi vertikal organisme 3. Gelombang dan arus : sangat terkait dengan keberadaan tumbuhan mengrove dimana tumbuhan ini berada, 4. Iklim : memengaruhi perkembangan tumbuhan dan perubahan faktor fisik 5. Salinitas : mempengaruhi laju pertumbuhan dan zonasi mangrove 6. Oksigen terlarut : berperan penting dalam dekomposisi serasah, proses respirasi dan fotosintesis 7. Tanah - Rhizophora mucronata tumbuh baik pada substrat yang dalam/tebal dan berlumpur sedangkan Avicennia marina dan Bruguiera sp tumbuh di tanah lumpur berpasir 8. Hara : anorganik dan organik Sebaran spesies tumbuhan mangrove terkait dengan kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan (faktor abiotik) dengan cara 1. Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi 2. Pemeliharaan air desalinasi 3. Spesifikasi akar 4. Reproduktif 5. Respon terhadap cahaya

terimakasih bu lia

Saya Mochamad Erwantyo Nugroho (M0819081) izin menjawab Informasi yang dapat diambil dari ppt terdapat dua pokok bahasan yaitu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove dan adaptasi mangrove Adapun faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove dapat dkategorikan menjadi dua yaitu faktor inter dan faktor ekstern. Faktor intern merupakan kemampuan genetika, perkembangbiakan tanaman dan cara beradaptasinya. Sedangkan faktor ekstern merupakan pengaruh dari luar pertumbuhan mangrove seperti faktor fisik geografis yang meliputi jenis tanah, morfologi, iklim, suhu dll. Faktor-faktor fisik mangrove antara lain fisiografi pantai, mempengaruhi distribusi spesies. Pasang surut, menentukan zonasi pertumbuhan. Gelombang dan arus dapat mengubah struktur dan fungsi ekosistem mangrove. Iklim, mempengaruhi perkembangan dan perubahan faktor fisik. Salinitas, mempengaruhi laju pertumbuhan dan zonasi. Tanah, menjadi faktor pembatas pertumbuhan mangrove. Hara, dapat memelihara keseimbangan mangrove

Dengan adanya faktor-faktor tersebut tumbuhan mangrove seharusnya dapat beradaptasi. Hal ini dikarenakan kondisi akan selalu berubah setiap saat. Adapun adaptasi yang dapat dilakukan mangrove seperti bertahan pada konsentrasi garam tinggi, desalinasi, spesialisasi akar, reproduktif dan respon terhadap cahaya

Saya Bella Kurniawati / M0819011 dari Kelas A, mohon izin menjawab Setelah membaca materi dan melihat video, kita dapat mengetaahui informasi tentang faktor-faktor lingkungan dan adaptasi tumbuhan mangrove. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman mangrove antara lain faktor topografi, pasang (lama,durasi dan rentang), Gelombang dan Arus, Iklim (Cahaya, Curah Hujan, Suhu, dan Angin), Salinitas (Adaptasi mangrove terhadap salinitas), Oksigen terlarut, Tanaha, Zat Hara (Kandungan zat hara dalam mangrove).

Adaptasi mangrove terkait dengan sebaran spesies tumbuhan mangrove terhadap kondisi lingkungan yang pada umumnya memiliki bentuk morfologi dan mekanisme fisiologi tertentu untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Ekosistem mangrove memiliki lingkungan yang sangat kompleks sehingga memerlukan beberapa adaptasi mulai dari morfologi, fisiologi, maupun reproduksi terhadap kondisi tersebut. Beberapa adaptasi yang dilakukan terutama untuk beberapa aspek yaitu Bertahan dalam konsentrasi garam yang tinggi, Pemeliharaan Air Desalinasi, Spesialisasi akar, Reproduktif, dan Respon terhadap cahaya.

Kota mexico adalah salah satu kota yang memiliki ekosistem mangrove yang cukup besar. Ratusan hektar mangrove dapat memprodiksi kurang lebih 20 ton daun setiap tahunnya. Peran ekosistem mangrove sebagai absorber dan tempat reservoir CO2 berubah men­jadi penyumbang emisi CO2. Kondisi tersebut turut serta mempengaruhi perubahan iklim di dunia. Potensi pe­nyim­panan karbon pada sub­strat lumpur mangrove sangat­lah besar. Substrat lumpur merupakan tempat dimana ikan dan udang mendapatkan makanan. Mangrove dapat menahan gelombang besar dan merupakan penyaring alami yang besar. Selain itu juga merupakan tempat dari berbagai satwa. Saat ini banyak area mangrove berubah menjadi area industri maupun perekonomian. Banyak sekali kerusakan mangrove yang terjadi setiap tahunnya.

Saya Malika Balgis NIM M0819048 ijin menjawab

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan mangrove dan pertumbuhan mangrove antara lain fisiografi pantai, salinitas, gelombang arus, oksigen terlarut, struktur tanah, iklim, pasang surut air laut, dan unsur hara. Beberapa adaptasi dilakukan oleh mangrove agar dapat tumbuh di daerah kaya akan garam. Dan adaptasi kekurangan oksigen pada mangrove melalui sistem perakaran yang khas dan lentisel pada akar napas, batang dan organ lainnya

Selamat Pagi Bu Lia, saya Celin Maylani P NIM M0819014 izin menjawab. Informasi yang dapat diambil dari ppt: factor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove yaitu factor internal yang berasal dari tumbuhan itu sendiri dan factor eksternal yang berkaitan factor fisik. Factor fisik mangrove antara lain: - Fisiografi pantai: mempengaruhi komposisi, distribusi spesies, dan lebar hutan mangrove - Pasang surut pantai: mempengaruhi zonasi, pertumbuhan, dan penyebaran kehidupan mangrove - Gelombang dan arus: mempengaruhi struktur dan fungsi ekosistem mangrove, distribusi spesies mangrove, (tidak langsung) sedimentasi pantai,pembentukan padatan dan endapan tanah pasir, serta daya tahan organisme akuatik di area pantai - Iklim: mempengaruhi perkembangan tumbuhan dan perubahan factor fisik. - Salinitas/ kadar garam: mempengaruhi pertumbuhan mangrove, laju pertumbuhan dan zonasi mangrove - Oksigen terlarut: penting dalam dekomposisi serasah, penting dalam proses respirasi, dan fotosintesis - Karakteristik tanah: menjadi factor pembatas terhadap pertumbuhan mangrove, tekstur dan konsentrasi ionnya. - Hara: menjadi factor penting pemeliharaan keseimbangan ekosistem mangrove Cara beradaptasi mangrove agar dapat hidup di lingkungannya adalah: (1).Mampu bertahan dengan konsentrasi garam tinggi karena kelenjar khusus di daunnya mengeluarkan garam di dalam jaringan.(2).Pemeliharaan air desalitasi: mangrove mampu tumbuh ditanah yang jenuh karena potensi airnya diatur  potensi osmotic substrat. (3).Mangrove memiliki akar yang khas berfungsi mengatur pengambilan dan transport ion dan memiliki lentisel dalam mangrove. (4).Reproduktif: mangrove dapat tumbuh di wilayah berlumpur dan dipengaruhi pasang surut yang relative asin dengan fase perkecambahan terjadi di pohon induk (5).respon cahaya: Keunikan bentuk daun menyebabkan mangrove kebal radiasi matahari dan sushu tinggi. Informasi dari video:

Mangrove mampu menjernihkan air dan sebagai tempat tinggal spesies fauna laut. Pantai di Mexico memiliki hutan bakau terbanyak di dunia. Hutan tropis memiliki bahan organic untuk sumber makanan bagi hewan (udang, kepiting, dan ikan) yang hidup di ekosistem mangrove. Akar tumbuhan mangrove mampu menyerap 90% energi dari gelombang dan mengurangi dampak badai pesisir pantai.

Saya Avyda Koza Deanova/ M0819010 izin menjawab, Beberapa informasi yang saya dapatkan dari video: Pertumbuhan dan penyebaran mangrove dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, dari faktor internal maupun eksternal. Faktor internal berkitan dengan aktivitas tanaman mangrove itu sendiri, sedangkan faktor eksternal berkaitan dengan berbagai faktor fisik geografis. Faktor fisik itu meliputi: (1)Fisiografi Pantai/ topografi, yang dapat mempengaruhi: komposisi, distribusi spesies dan ebar hutan mangrove; (2)Pasang surut pantai, menentukan: zonasi dan penyebaran mangrove; (3)Gelombang dan arus; (4)Iklim meliputi cahaya, suhu, angin, curah hujan, iklim dapat berpengaruh terhadap: perkembangan tumuhan serta perubahan faktor fisik pada lingkungan mangrove; (5)Salinitas, dapat mempengaruhi: laju pertumbuhan dan zonasi mangrove; (6)Oksigen terlarut, berperan dalam: proses respirasi, fotosintesis dan dekomposisi serasah; (7)Tanah; (8)Hara, dapat memelihara keseimbanagn ekosistem mangroveMangrove melakukan adaptasi pada salinitas tinggi eksresi garam dengan kelenjar garam yang terdapat pada daun. Selain itu beberapa adaptasi yang dilakukan oleh mangrove antara lain: Pemeliharaan Air Desalinasi, Spesifikasi Akar, Reproduktif pada mangrove fase perkecambahan yang terjadi di pohon induk, dan Respon terhadap cahaya yang dilakukan oleh mangrove yaitu anatomi daun yang unik untuk membatasi hilangnya uap air.

Beberapa informasi yang saya dapatkan dari video: Salah satu pantai di mexico memiliki hutan bakau terbanyak di dunia. Bahan organik pada hutan tropis memiliki fungsi sebagai sumber makanan bagi sebagian hewan yang hidup di ekosistem mangrove. Ekosistem mangrove juga sebagai tmepat bertumbuh dan berkebangnya beberapa fauna laut. Akar pada tumbuhan mangrove dapat menyerap hingga 90% energi dari gelombang dan mengurangi dampak badai pada pesisir pantai. Mangrove juga merupakan tumbuhan yang dapat menjernihkan air.

Revict Biota Wicaksono (M0819078)

Dalam materi presentasi, terdapat informasi mengenai faktor pertumbuhan mangrove, faktor fisik mangrove dan cara adaptasi mangrove. 

Pertumbuhan mangrove dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang terkait dengan genetika, kemampuan beradaptasi, kemampuan bereproduksi dan kemampuan modifikasi. Sedangkan faktor eksternal contohnya adalah jenis tanah, morfologi, iklim, suhu dan kondisi air

Faktor-faktor fisik mangrove atau faktor eksternal mangrove adalah:

  1. Salinitas,
  2. Fisiogrfi tanah,
  3. Pasang surut air laut,
  4. Gelombang dan arus,
  5. Unsur hara tanah,
  6. Iklim,
  7. Oksigen terlarut, dan
  8. Tanah
Mangrove dapat beradaptasi untuk menyesuaikan diri dengan habitatnya. Bentuk-bantuk adaptasi mangrove adalah:
  • Bertahan dengan konsentrasi garam yang tinggi. Bebrapa jenis tumbuhan mangrove dapat bertahan dalam kondisi salinitas tinggi dengan adabya krlenjar garam pada golongan secreter dan kulit mengelupas pada golongan non secreter. 
  • Pemeliharaan air desalinasi, 
  • Spesifikasi akar, mangrove memiliki bentuk akar yang khas dan memiliki lentisel yang tersebar di berbagai bagian tubuhnya. Beberapa akar mangrove memiliki kelenjar garam untuk menyesuaikan diri dengan salinitas perairan sekitar
  • Reproduksi, beberapa mangrove memiliki cara reproduksi secara vibipari atau dengan fase perkecambahan yang terjadi di pohon induk dan reproduksi kriptovivipari di mana fase perkecambahan terjadi di pohon induk namin masih tertutup oleh kulit buah. 
  • Respon terhadap cahaya, daun yang bertempat di lokasi dengan suhu dan radiasi mataharintinggi akan berbentuk terbuka dan mendekati vertikal, sementara daun yang jauh dari tajuk dan ternaungi memiliki bentuk venderung horizontal. 
Sedangkan informasi dalam video adalah bahwa mangrove memiliki banyak manfaat bagi manuusia, di antaranya sebagai sumber makanan, tempat pariwisata, dan penyerap karbon yang lebih baik dibandingkan dengan hutan tropis. Mangrove pada masa sekarang mengalami kerusakan akibat pembangunan oleh manusia. Dan karena restorasi mangrove membutuhkan modal dan waktu yang besar, cara yang terbaik untuk memanfaatkan mangrove adalah dengan menjaganya. 

Selamat siang Bu Lia Saya Dianti M0819021 izin menjawab Pembahasan kuliah pertemuan ini yaitu terkait dengan faktor-faktor lingkungan dan adaptasi mangrove Pertumbuhan mangrove secara garis besar dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern, faktor intern yaitu faktor yang berasal dari tanaman mangrove itu sendiri, sedangkan faktor ektern yaitu faktor luar bukan berasal dari mangrove. Faktor-faktor fisik mangrove meliputi :

1. Fisiografi pantai (topografi).

Komposisi ekosistem mangrove lebih beragam di daerah pantai yang landai , pada daerah yang terjal distribusi dan lebar mangrove lebih kecil. 2. Pasang (lama, durasi, rentang), pasang mempengaruhi zonasi, pertumbuhan, dan penyebaran kehidupan mangrove. 3. Gelombang dan Arus, gelombang dan arus berpengaruh ke keberadaan mangrove, gelombang dan arus yang besar akan membuat pengurangan luasan hutan mangrove karena adanya abrasi. Gelombang dan arus berperan dalam distribusi mangrove, dll.

4. Iklim (cahaya, curah hujan, suhu, angin), cahaya berpengaruh pada fotosintesis, pembungaan, dll. 

Curah hujan mempengaruhi perkembangan pertumbuhan mangrove. Suhu berperan dalam proses fotosintesis, respirasi, dll. 5. Salinitas, berpengaruh pada laju pertumbuhan dan zonasi mangrove. 6. Oksigen terlarut, berperan dalam fotosintesis, respirasi, dekomposisi, dll. 7. Tanah, sebagai media pertumbuhan mangrove. 8. Hara, hara dibagi menjadi hara organik dan hara anorganik. Hara berperan penting untuk kelangsungan hidup organisme mangrove. Mangrove melakukan adaptasi agar dapat tumbuh dengan baik dilingkungannya. Adaptasi mangrove biasanya terkait dengan beberapa aspek, yaitu : 1. Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi. 2. Pemeliharaan air desalinasi. 3. Spesialisi akar. 4. Reproduksi.

5. Respon terhadap cahaya.

Informasi dari video yaitu mangrove memiliki peranan yang sangat penting bagi bumi ini, mangrove turut menunjang keseimbangan ekosistem.

Mangrove memiliki nilai ekonomi, mangrove sebagai sumber tempat hidup dan sumber bahan organik untuk beberapa organisme laut, serta lain-lainnya.

Mengingat pentingnya mangrove, seharusnya mangrove harus dijaga dengan baik dan pemanfaatannya harus bijak, agar tidak menambah kerusakan hutan mangrove dan tetap mempertahankan keberlanjutan mangrove.

Terimakasih

Selamat Siang. Saya Muhammad Reyhandhia A. H, M0819058. Izin Menjawab Informasi yang bisa saya dapatkan diantaranya: A. FAKTOR MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN MANGROVE 1. Intern (genetika, spesies, adaptasi, perkawinan silang, mutasi dan modifikasi, penyebaran dari jenis tanaman bakau, faktor biologis tanaman) 2. Ekstern (fisik geografis, jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, dan kondisi air) B. FAKTOR – FAKTOR FISIK MANGROVE 1. Salinitas. Dapat mempengaruhi laju pertumbuhan dan zonasi mangrove, hal ini terkait dengan frekuensi penggenangan. 2. Tanah. Faktor pembatas terhadap pertumbuhan mangrove. Tekstur dan konsentrasi ion mempunyai susunan jenis dan kerapatan tegakan. 3. Oksigen terlarut. Berperan penting dalam dekomposisi serasah karena bakteri dan fungsi yang bertindak sebagai dekomposer membutuhkan oksigen untuk kehidupannya dan dalam proses respirasi dan fotosintesis. 4. Iklim (Cahaya, Curah hujan, Suhu, dan Angin). Mempengaruhi perkembangan tumbuhan dan perubahan faktor fisik (substrat dan air). 5. Hara. Faktor penting dalam memelihara keseimbangan ekosistem mangrove. 6. Gelombang dan Arus laut. Keberadaan tumbuhan mangrove di pantai di mana tumbuhan ini berada. Gelombang dan arus dapat merubah struktur dan fungsi ekosistem mangrove, berpengaruh langsung terhadap distribusi spesies mangrove, tidak langsung terhadap sedimentasi pantai dan pembentukan padatan dan endapan tanah pasir di muara sungai, menerpa pantai dapat mempengaruhi daya tahan organisme akuatik di area pantai. 7. Pasang (Lama, Durasi, Rentang). Sangat menentukan zonasi, pertumbuhan, dan penyebaran kehidupan mangrove. 8. Fisiologi pantai. Dapat mempengaruhi komposisi, distribusi spesies dan lebar hutan mangrove, bentuk pantai landai dan terjal. C. ADAPTASI MANGROVE 1. Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi. Adanya kelenjar garam pada golongan secreter, dan kulit yang mengelupas pada golongan non – secreter sebagai tanggapan terhadap lingkungan yang salin. 2. Pemeliharaan Air Desalinasi 3. Spesialisasi akar 4. Reproduktif. Untuk bisa bertahan dan berkembang menyebar di kondi di alam yang keras, jenis – jenis bakau sejati mempunyai cara yang khas yaitu mekanisme reproduksi dengan buah yang disebut vivipar. 5. Respon Terhadap Cahaya

Terimakasih. Siang

Saya Hafidh Adnan S (M0819036) izin menjawab Informasi-informasi yang telah saya dapat yaitu terdapat dua faktor yang dapat mempengaruhi pada pertumbuhan mangrove, antara lain faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern berkaitan dengan kemampuan genetika dan perkembangan tanaman, dan pengaruh-pengaruh lain dari tumbuhan itu sendiri atau faktor biologis tanaman. Sedangkan faktor ekstern berkaitan dengan faktor fisik geografis mulai dari jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, sampai dengan kondiri air dan sejenisnya. Faktor fisik mangrove antara lain fisiografi pantai, pasang, gelombang dan arus, iklim, salinitas, oksigen terlarut, tanah, dan unsur hara. Ekosistem mangrove memiliki lingkungan yang sangat kompleks sehingga diperlukan beberapa adaptasi baik morfologi, fisiologi, maupun reproduksi terhadap kondisi tersebut. Beberapa adaptasi yang dilakukan terutama untuk beberapa aspek sebagai berikut 1. Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi 2. Pemeliharaan air desalinasi 3. Spesialisasi akar 4. Reproduktif

5. Respon terhadap cahaya

Selamat siang Bu, Saya Dzakiyy Sholih (M0819024), izin menjawab: pertumbuhan dan perkembangan tanaman mangrove dipengaruhi oleh 2 faktor, yakni faktor intern seperti terkait dengan kemampuan genetika dan perkembangbiakan tanaman serta aktivitas tanaman mangrove sendiri seperti terkait dengan genetika atau spesiesnya, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutasi dan modifikasi, serta kekmapuan melakukan penyebaran dari jenis tanaman bakau atau faktor biologis tanaman Selain itu faktor ekstern seperti jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, sampai dengan kondisi air dan sejenisnya. Berikut adalah beberapa faktor fisik mangrove: 1. Fisiografi pantai 2. Salinitas 3. pasang 4. Gelombang dan arus 5. Hara 6. Iklim 7. Oksigen terlarut

8. Tanah

Kemampuan adaptasi mangrove menentukan persebarannya. Tanaman mangrove melakukan adaptasi disebabkan oleh faktor lingkungan seperti substrat, salinitas, suhu, pH yang baik menjadi beberapa faktor yang mendukung kehidupan jenis mangrove. Selain itu keterlibatan manusia pun dapat mempengauhi.

Beberap aadaptasi yang dilakukan terutama untuk beberapa aspek sebagai berikut:

a. Bertahandengankonsentrasigaramtinggi

b. PemeliharaanAir Desalinasi

Mohammad Reyhan Fahrezi M0819052 Izin mwnjawab : Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove a. Faktor Intern - kemampuan genetika - perkembangan tanaman - pengaruh-pengaruh lain dari tumbuhan itu sendiri. b. Faktor Ekstern faktor fisik geografis terhadap tumbuhan tersebut. Meliputi : salinitas, tanah, pasang, fisiografi pantai, gelombang dan arus, oksigen terlarut, iklim, serta hara. Cara bertahan hidup tanaman mangrove dengaan melakukan adaptasi seperti bertahan dengan konsentrasi garam tinggi, pemeliharaan air desalinasi, spesialisasi akar yang khas, reproduktif dengan vivipar, dan respon terhadap cahaya. Fungsi mangrove antara lain sebagai 1. tempat hidup berbagi species fauna di laut 2. menahan gelombang tsunami dan sebagai penyaring air di laut 3. memberikan keuntungan dalam bidang ekonomi.

Selamat siang Bu Lia, saya Covenant Koinonio, izin menjawab..

• Pertumbuhan dan penyebaran mangrove dipengaruhi oleh factor interen dan factor eksteren. A. Factor interen berkaitan dengan kemampuan genetika dan perkembangbiakan. Serta aktivitas tanaman terkait dengan genetika atau spesiesnya, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutase dan modifikasi serta kekampuan peyebaran tananam serta factor biologis tanaman. B. Factor eksteren merupakan factor yang mempengaruhi penyebran dan pertumbuhan dengan berbagai factor fisik geografis seperti jenistanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, kondisi air dan sejenisnya. • Faktor FIsik A. Fisiologi Pantai Factor ini akan berpengaruh pada komposisi distribusi spesies dan lebar hutan mangrove. Seperti pada pantai yang landai akan memiliki ekosistem mangrove yang beragam, karena memiliki wilaya yang luas dan lebar. Berbeda dengan pantai yang terjal, kontur pantai terjal menyulitkan mangrove tumbuh. B. Pasang Surut Air Laut Factor ini akan mempengaruhi penentuan zonasi, pertumbuhan, dan penyebaran kehidupan mangrove. Lamanya waktu pasang akan mempengaruhi salinitas air sedangkan durasi pasang surut air laut akan mempengaruhi kesuburan, dan komposisi spesies areal yang digenangi akan berbeda beda menurut durasi pasang surut air laut. Kemudian tinggi pasang akan menunjang akar menjadi lebih tinggi, sehingga pada tempat yang memiliki pasang yang tinggi akan memiliki akar yang panajng dan kuat. C. Gelombang dan Arus Factor ini akan merubah struktur dan fungis ekosistem, selain itu jaga dapat berpengaruh langsung terhadap distribusi spesies. Factor gelombang dan arus juga dapat membentuk sedimentasi yang dapat menunjang pertumbuhan mangrove. D. Iklim (cahaya, Curah Hujan, Suhu dan Angin) a. Cahaya berpengaruh pad fotosintesis, respirasi, fisiologi dan struktur mangrove. b. Curah hujan berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan tubuhan, salinitas, suhu dan tanah. c. Suhu berperan terhadap pertumbuhan mangrove dan produktivitas mangrove. d. Angin mempengaruhi terjadinya gelombang arus dan menjadi agen pembantu proses reproduksi tumbuhan E. Salinitas kadar garam air laut yang dibutuhkan mangrove untuk tumbuh berkisar antara 10-30 ppt. Salinitas secara langsung dapat mempengaruhi laju pertumbuhan dan zonasi mangrove. Meskipun Kadar garam air laut yang berlebih mangruf mampu bertahan hiudup dengan cara mensekresikan garam yang berlebih pada kelenjar garam. Bagi jenis mangrove yang tidak memiliki kelenjar garam, garam akan dialirakan ke bagain daun. F. Oksigen terlarut Ini berfungsi sebagai peran dekomposisi seresah karena bakteri dan fungi membutuhkan oksigen, okesigen terlarut berperan dalam respirasi. G. Tanah Karakteristik substrat merupakan faktor pembatas terhadap pertumbuhan mangrove Rhizophora mucronata dapat tumbuh baik pada substrat yang dalam/tebal dan berlumpur Avicennia marina dan Bruguiera sp hidup pada tanah lumpur berpasir. H. Hara Factor ini berperan sebagai pemeliara keseimbangan ekosistem. Hara anorganik, penting untuk kelangsungan hidup organisme mangrove. ) Hara organik, merupakan bahan organic yang berasal dari bioorganik yang melalui beberapa tahap pada proses microbial. • Adaptasi mangrove A. Bertahan pada konsentrasi garam yang berlebih Vegetasi mangrove memiliki adaptasi anatomi dalam merespon berbagai kondisi ekstrim tempat tumbuhnya, seperti adanya kelenjar garam pada golongan secreter, dan kulit yang mengelupas pada golongan non-secreter sebagai tanggapan terhadap lingkungan yang salin. Beberapa jenis tumbuhan mangrove toleran terhadap konsentrasi garam di jaringannya dan garam ini dikeluarkan melalui kelenjar-kelenjar khusus yang terdapat pada daunnya. B. Pemeliharaan Air Destilasi Hampir semua jenis mangrove tumbuh di tanah yang jenuh air, mangrove yang mempunyai daya hantar hidrolik yang rendah dan drainase yang jelek, akibatnya salinitas air yang terkandung di dalamnya lebih tinggi daripada salinitas air dari air pasang yang datang menggenangi. g mekanisme pengeluaran garamnya kurang kuat pada sistem akar, seringkali memiliki suatu proses desalinasi pada parenkim daun melalui pengeluaran yang aktif. Pada umumnya pengeluaran garam dalam jumlah kecil saja sudah dapat memperbesar kelangsungan hidup dari tumbuh-tumbuhan yang keberadaannya stres pada garam. C. Spesifikasi akar Spesifikasi ini dipengaruhi oleh beberapa fakror fisik antaralain salinitas, rentang pasang, dan fisiologi pantai. D. Reproduktif Ini dipengaruhi oleh pasang surut air yang relative asin sehingga memungkinkan perkecambahan, selain itu suhujuga berperan dalam perkecambahan. Selainitu factor iklim angin akan membantu penyebaran buah yang akan menjad pohon baru. E. Respon terhadap cahaya

Hampir semua jenis mangrove, daun-daunnya mempunyai sejumlah kenampakan anatomi yang membatasi hilangnya uap air. Hal ini mencakup kutikula yang tebal, lapisan lilin, dan stomata yang tersembunyi. Anatomi daun mangrove demikian merupakan adaptasi terhadap kondisi lingkungan mangrove yang memiliki radiasi sinar matahari dan suhu udara yang umumnya tinggi, oleh karena mangrove tumbuh di daerah pesisir dan sebagian besar di wilayah garis lintang rendah/tropis. Pada daun-daun yang posisinya terbuka pada tajuk teratas secara tajam condong, kadang-kadang posisinya mendekati vertikal, sedangkan daun yang ternaungi yang berada jauh di antara tajuk, cenderung posisinya horizontal. Akibatnya radiasi sinar matahari terseleksi sepanjang permukaan fotosintetik luas, sementara pemasukan panas per unit luas daun dan suhu menjadi berkurang.

Selamat siang Bu Lia, Saya Lantip Asyam Ammar nim M0819047 izin menjawab Informasi yang dapat diperoleh dari ppt adalah tentang faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove dan cara adaptasi mangrove. Faktor pertumbuhan mangrove yang dipengaruhi oleh faktor intern dan ekstern. Faktor intern yang berkaitan dengan genetika, sedangkan faktor ekstern berkaitan dengan lingkungan tempat hidupnya seperti tanah, iklim, salinitas, dan faktor fisik lainnya. Kemudian adaptasi mangrove yang bertahan dalam kondisi kadar garam tinggi, pemeliharaan air desalinasi, spesialisasi akar mangrove, reproduksi mangrove, dan respon terhadap cahaya.

Kemudian dalam video berisi tentang mangrove yang bertahan hidup di daerah pesisir dan genangan air dengan kadar garam tinggi, dan hanya mangrove yang dapat hidup di tempat tersebut. Meksiko merupakan negara dengan mangrove terbesar di dunia. Serasah daun yang dihasilkan menghasilkan karbon 50 kali lebih banyak dari yang dihasilkan hutan tropis. Juga menjadi filter biologis, menciptakan nutrisi dan meciptakan tempat tinggal dan dapat dikembangkan sebagai ekowisata. Walaupun beberapa sudah mengalami alih fungsi dan sedang dalam masa reforestasi.

Selamat siang Bu Lia, saya Haidar Abdu Zaky M0819038 izin menjawab, informasi yang saya dapatkan dari pembelajaran kuliah 4 yaitu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove dan adaptasi mangrove. dimana faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove dapat digolongkan menjadi dua, yaitu faktor internal dan eksternal. faktor eksternal meliputi kemampuan genetika dan perkembangbiakan tanaman serta aktivitas tanaman mangrove sendiri seperti terkait dengan genetika atau spesiesnya, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutasi dan modifikasi, serta kekmapuan melakukan penyebaran dari jenis tanaman bakau atau faktor biologis tanaman. sedangkan faktor eksternal sejalan dengan berbagai faktor fisik geografis meliputi salinitas, fisiografi pantai, pasang surut, gelombang dan arus, hara, iklim, oksigen terlarut dan jenis tanah. Sedangkan mangrove dalam beradaptasi memiliki lingkungan yang sangat kompleks, sehingga diperlukan adaptasi baik morfologi, fisiologi, maupun reproduksi terhadap kondisi tersebut. terdapat beberapa adaptasi yang dilakukan terutama untuk beberapa aspek seperti: a. bertahan dengan konsentrasi garam b. pemeliharaan air desalinasi c. spesialisasi akar d. reproduktif e. respon terhadap cahaya

sekian jawaban dari saya, terima kasih Bu Lia :D

Dewi Aprilia (M0819020) dari kelas A izin menjawab Informasi yang saya dapatkan dari materi : Secara garis besar faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove ada 2 yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor intern berkaitan dengan kemampuan genetika dan perkembangbiakan tanaman sekaligus aktivitas tanaman mangrove sendiri seperti terkait dengan genetika atau spesiesnya, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutasi dan modifikasi, serta kemampuan melakukan penyebaran dari jenis tanaman bakau atau faktor biologis tanaman. Sedangkan faktor eksternalnya yaitu berbagai faktor fisik geografis mulai dari jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, sampai dengan kondiri air dan sejenisnya. Faktor fisik mangrove yaitu topografi, tanah, oksigen terlarut, iklim, zat hara, gelombang dan arus, pasang, dan salinitas. Contoh adaptasi yang dilakukan mngrove yaitu bertahan dengan konsentrasi garam tinggi, pemeliharaan air desalinasi, spesialisasi akar, reproduktif, dan peka terhadap cahaya

Informasi yang dapat saya ambil dari video yaitu mangrove berfungsi untuk hidup hewan dan milkroorganisme laut, mangrove juga dapat menyaring air laut dari zat zat yang berbahaya, selain itu mangrove juga dapat menahan tsunami. Namun pelestarian mngrove di daerah mexico kurang perhatian yg mana hampir 50% hutan mangrove nya hilang.

Siang Bu Lia, saya Nunik Sulistyaningrum (M0819066) ijin menjawab Informasi yang dapat diambil meliputi : faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran dan pertumbuhan mangrove secara garis besar dibagi menjadi 2, yaitu faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern merupakan faktor yang berkaitan dengan kemampuan genetika,perkembangbiakan tanaman, dan aktivitas tanaman mangrove. Contohnya genetika atau spesies, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutasi dan modifikasi, dan kemampuan melakukan penyebaran diri atau faktor biologis tanaman. Faktor ekstern memberikan pengaruh pada penyebaran dan pertumbuhan mangrove. Hal ini sejalan dengan faktor geografis seperti jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, kondisi air, dan lain-lain. Faktor fisik yang mempengaruhi mangrove yaitu : - Fisiografi pantai (topografi) dapat mempengaruhi komposisi, distribusi spesies, dan lebar hutan mangrove. - Pasang (lama, durasi, rentang) sangat menentukan zonasi, pertumbuhan, dan penyebaran mangrove. - Gelombang dan arus dapat merubah struktur dan fungsi ekosistem mangrove, mempengaruhi distribusi spesies, mempengaruhi daya tahan organisme akuatik di area pantai, dan secara tidak langsung mempengaruhi sedimentasi pantai dan pembentukan padatan serta endapan tanah pasir di muara sungai. - Iklim (cahaya, curah hujan, suhu, dan angin) - Salinitas optimum untuk tumbuh sekitar 10-30 ppt. Selain itu salinitas juga mempengaruhi laju ppertumbuhan dan zonasi mangrove. - Oksigen terlarut berperan penting dalam dekomposisi serasah, proses respirasi dan fotosintesis. - Tanah - Unsur hara merupakan faktor ppenting dalam memelihara keseimbangan ekosistem mangrove. Unsur hara dibedakan menjadi hara organik dan hara anorganik. Ekosistem mangrove memiliki lingkungan yang sangat kompleks sehingga diperlukan beberapa adaptasi baik morfologi, fisiologi, maupun reproduksi terhadap kondisi tersebut. Beberapa adaptasi yang dilakukan terutama untuk beberapa aspek yaitu : - Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi - Pemeliharaan air desalinasi - Spesialisasi akar - Reproduktif

- Respon terhadap cahaya

Akbar Maulana Ardhana M0819002 -Faktor pertumbuhan mangrove, faktor fisik mangrove dan cara adaptasi mangrove. -Pertumbuhan mangrove dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. -Faktor internal berkaitan dengan genetika, kemampuan beradaptasi, kemampuan bereproduksi dan kemampuan modifikasi.

-Faktor eksternal adalah jenis tanah, morfologi, iklim, suhu dan kondisi air

Faktor-faktor fisik mangrove adalah 1. Salinitas (Garam). 2. Fisiogrfi tanah. 3. Pasang surut air laut. 4. Gelombang dan arus. 5. Unsur hara tanah. 6. Iklim. 7. Oksigen terlarut.

8. Tanah.

Bentuk -bentuk adaptasi mangrove adalah: 1. Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi. 2. Pemeliharaan Air Desalinasi 3. Spesialisasi akar 4. Reproduktif. 5. Respon Terhadap Cahaya

Mangrove dapat dimanfaatkan sebagai sumber sumber daya alam baik secara langung maupun tidak langsung. Mangrove dimanfaatkan manusia sebagai sumber bahan makanan, pariwisata, dan penyerap karbon yang lebih baik dibandingkan dengan hutan tropis. Mangrove mengalami kerusakan akibat pembangunan oleh manusia. Perbaikan/restorasi pada mangrove membutuhkan modal dan waktu yang besar, oleh sebab itu, sebaiknya memanfaatkan lingkungan mangrove dengan menjaganya.

Saya Kirana Nurul Arifiani (M0819046) Terdapat 2 faktor yang berpengaruh pada penyebaran dan pertumbuhan mangrove yakni faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern terkait dengan kemampuan genetika dan perkembangbiakan tanaman serta aktivitas tanaman mangrove sendiri seperti terkait dengan genetika atau spesiesnya, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutasi dan modifikasi, serta kemampuan melakukan penyebaran dari jenis tanaman bakau atau faktor biologis tanaman. Sedangkan faktor ekstern yang memberi pengaruh pada penyebaran dan pertumbuhan mangrove sejalan dengan faktor fisik seperti : 1. Fisiografi Pantai (Topografi) : Fisiografi pantai dapat mempengaruhi komposisi, distribusi spesies dan lebar hutan mangrove 2. Pasang (Lama, Durasi, Rentang): Pasang surut suatu pantai yang terjadi di kawasan hutan mangrove sangat menentukan zonasi, pertumbuhan, dan penyebaran kehidupan mangrove. 3. Gelombang dan Arus : Gelombang dan arus dapat merubah struktur dan fungsi ekosistem mangrove, berpengaruh langsung terhadap distribusi spesies mangrove, sedimentasi pantai dan pembentukan padatan dan endapan tanah pasir di muara sungai, dan sebagainya. 4. Iklim (Cahaya, Curah Hujan, Suhu, dan Angin) 5. Salinitas : Salinitas optimum yang dibutuhkan mangrove untuk tumbuh berkisar antara 10-30 ppt 6. Oksigen Terlarut : Oksigen terlarut berperan penting dalam dekomposisi serasah karena bakteri dan fungsi yang bertindak sebagai dekomposer membutuhkan oksigen untuk kehidupannya. Oksigen terlarut juga penting dalam proses respirasi dan fotosintesis 7. Tanah 8. Hara : Hara dalam ekosistem mangrove dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu hara anorganik dan hara organik. Ekosistem mangrove memiliki lingkungan yang sangat kompleks sehingga diperlukan beberapa adaptasi baik morfologi, fisiologi, maupun reproduksi terhadap kondisi tersebut. Beberapa adaptasi yang dilakukan terutama untuk beberapa aspek seperti bertahan dengan konsentrasi garam tinggi, pemeliharaan air desalinasi, Hampir semua jenis mangrove tumbuh di tanah yang jenuh air, yang potensi airnya diatur oleh potensi osmotik substrat, spesialisasi akar, reproduktif. Untuk bisa bertahan dan berkembang menyebar di kondisi alam yang keras, jenis-jenis bakau sejati mempunyai cara yang khas yaitu mekanisme reproduksi dengan buah yang disebut vivipar. Dan respon terhadap cahaya.

Mangrove memberi banyak manfaat bagi kehidupan misalnya sebagai habitat bagi banyak spesies, tempat yang menyediakan makanan bagi makhluk hidup, menyumbang ekonomi daerah, dan sebagainya. Tapi sekarang, keberadaan mangrove banyak berkurang karena adanya mega development. Oleh karena itu, diperlukan adanya konservasi mangrove.

Daniel Surya W_M0819017 Berikut informasi yang saya dapatkan, Pertumbuhan mangrove dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam tubuh tanaman seperti kemampuan genetika, perkembangbiakan, dan aktivitas tanaman mengrove tersebut. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar tubuh tanaman yang banyak dipengaruhi oleh faktor fisik geografis dari lingkungan tempat tanaman mangrove tersebut hidup. Adapaun faktor fisik yang mempengaruhi tanaman mangrove yaitu : 1. fisiografi pantai (topografi) 2. Pasang (lama, durasi, rentang) 3. Gelombang dan arus 4. Iklim (cahaya, curah hujan, suhu, dan angin) 5. Salinitas 6. Oksigen terlarut 7. Tanah 8. Hara Demi mempertahankan hidup dalam ekosistem yang mudah berubah - ubah maka tanaman mangrove harus mampu beradaptasi sesuai dengan perubahan lingkungan yang ada baik secara morfologi, fisiologi, maupun reproduksi. Beberapa adaptasi yang dilakukan terutama untuk beberapa aspek diantaranya: a. Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi b. Pemeliharaan Air Desalinasi c. Spesialisasi akar d. Reproduktif

e. Respon Terhadap Cahaya

Saya Willis Muhammad Iqbal (M0819093) Informasi yang saya pahami dari materi perkuliahan ini yaitu faktor yang mempengaruhi tumbuhan mangrove yaitu intern dan ekstern. Faktor intern berkaitan dengan kemampuan genetika dan perkembangan tanaman mangrove serta mempunyai kemampuan beradaptasi, modifikasi, perkawinan silang dan mutasi. Sedangkan fakotr ekstern yang memberikan pengaruh terhadap penyebaran serta pertumbuhan mangrove yang juga berdampingan dengan berbagai faktor fisik geografis mulai dari suhu, iklim, jenis tanah, morfologi, dan landscape. Faktor-faktor fisik mangrove seperti, fisiografi pantai (landau dan terjal), pasang surut air laut (lama, durasi, dan rentang), gelombang dan arus laut, iklim (cahaya, curah hujan, suhu, dan angin), salinitas, oksigen terlarut (untuk dekomposisi, proses respirasi dan fotosintesis), tanah, unsur hara mangrove (organic dan anorganic). Adaptasi mangrove dilakukan untuk beberapa aspek berupa, bertahan dalam salinitas yang tinggi, akar yang khas serta memiliki lentisel, daun mangrove yang mempunyai kutikula tebal dan respon terhadap cahaya.

sekian dan terimakasih bu...

Saya Muhammad Fajar Sani (M0819055) ijin menjawab. Informasi yang dapat diambil yaitu Banyak faktor yang memberi pengaruh terhadap penyebaran dan pertumbuhannya Mangrove. Berbagai faktor tersebut secara garis besar dapat digolongkan menjadi dua, yakni faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern terkait dengan kemampuan genetika dan perkembangbiakan tanaman serta aktivitas tanaman mangrove sendiri seperti terkait dengan genetika atau spesiesnya, kemampuan adaptasi, kemampuan perkawinan silang, kemampuan mutasi dan modifikasi, serta kemampuan melakukan penyebaran dari jenis tanaman bakau atau faktor biologis tanaman. Terkait dengan faktor ekstern yang memberi pengaruh pada penyebaran dan pertumbuhan mangrove sebenarnya sejalan dengan berbagai faktor fisik geografis mulai dari jenis tanah, morfologi, landscape, iklim, suhu, sampai dengan kondisi air dan sejenisnya. Faktor – faktor fisik mangrove: 1. Fisiografi Pantai (Topografi) 2. Pasang (Lama, Durasi, Rentang) 3. Gelombang dan Arus 4. Iklim (Cahaya, Curah hujan, Suhu, dan Angin) 5. Salinitas 6. Oksigen Terlarut 7. Tanah 8. Hara Ekosistem mangrove memiliki lingkungan yang sangat kompleks sehingga diperlukan beberap adaptasi baik morfologi, fisiologi, maupun reproduksi terhadap kondisi tersebut. Beberapa adaptasi yang dilakukan terutama untuk beberapa aspek sebagai berikut : • Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi • Pemeliharaan Air Desalinasi • Spesialisasi akar • Reproduktif

• Respon Terhadap Cahaya

Mohon izin untuk menjawab, saya Marhcelina Nurcahyati M0819050 Informasi yang didapat dari kuliah ke 3 ini diantaranya Mangrove adalah salah satu tumbuhan yang berada pada ekosistem mangrove. Mangrove bermanfaat sebagai habitat berbagai spesies perairan seperti ikan, kepiting, udang, dan lain-lain. Selain itu, mangrove juga berfungsi menahan gelombang besar (tsunami), penyaring air laut, bermanfaat pula dari segi ekonomi, dan manfaat lainnya. Faktor yang memengaruhi pertumbuhan mangrove secara garis besar adalah faktor intern (kemampuan genetika, perkembangbiakan, dan aktivitas mangrove) dan faktor ekstern (faktor fisik geografis). Dimana faktor-faktor fisik mangrove meliputi 1. Fisiografi pantai (topografi), faktor ini memengaruhi komposisi, distribusi spesies, dan lebar hutan mangrove. 2. Pasang (lama, durasi, rentang), faktor ini menentukan zonasi, pertumbuhan, dan penyebaran mangrove. 3. Gelombang dan arus, faktor ini berkaitan dengan dimana mangrove berada. 4. Iklim (cahaya, curah hujan, suhu, dan angin), faktor ini memengaruhi perkembangan mangrove dan perubahan faktor fisik seperti substrat dan air. 5. Salinitas (kadar garam air laut), faktor ini memengaruhi laju pertumbuhan dan zonasi mangrove. 6. Oksigen terlarut, faktor ini penting dalam proses respirasi dan fotosintesis serta dekomposisi serasah. 7. Tanah, faktor ini dengan karakteristik substratnya menjadi faktor pembatas mangrove. 8. Hara, faktor ini menjaga keseimbangan ekosistem mangrove dan terdiri dari anorganik serta organik. Sebaran spesies mangrove terkait kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan yang kompleks baik secara fisiologis, morfologis, maupun reproduksi terhadap kondisi tertentu. Berikut beberapa aspek adaptasi mangrove 1. Bertahan dengan konsentrasi garam tinggi 2. Pemeliharaan air desalinasi 3. Spesialisasi akar 4. Reproduktif

5. Respon terhadap cahaya

Assalamu'alaikum bu Lia saya M. Bariq Irsyadi M019054 izin menjawab

ternayata ada banyak faktor yang mempengaruhi pertubuhan dan persebaran dari mangrove tersebut, seperti contoh sepele yang biasanya luput dari pandanagn orang seperti bentuk dari permukaan akan mempengaruhi kuantitas pertumbuhan dari mangrove tersebut. Selanjutnya di dalam tumbuhan mangrove itu sendiri ternyata sanagt kompleks dan seaka-akan seperti membuat sebuah tim yang dimana saling berkerjasama didalamnya untuk menanggulangi kondisi ekstrim dari habitat mereka yang memiliki salinitas yang tinggi, penyesuaian terkecil seperti penyesuain daun terhadap intensitas sinar matahari membuat mangrove benar-benar seperti sebuah seni yang mendetail dimana hal trekecil pun tidak luput dari adaptasi morfologinya.