Berikut ini yang bukan merupakan pelaku di pasar modal

apa saja jenis barang yang saat ini menjadi langka dan jelaskan mengapa barang itu bisa menjadi langka?​

Sebutkan Pokok pikiran Muhammad Abdul Mannan !​

Tuliskan macam macam kebutuhan dan contohnya​

hasil penamaan pendapatan asli daerah Kabupaten & Sela tahun 2015 - 2021 Sebagai berikut Tahun 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 Soal Hasil PAD 1 … 50.000,- 165.000. 178.000 187.000,- 152.000,- 201 000, 255.000,- farmas 1A = ≤po × 100 kpo x Pertanyaan - Hitung Perkembangan Penerimaan hasil pendapatan asli daerah dengan menggunakan Indoles Sederhana Serta jelaskan Jawaban ​

Apa yang terjadi jika pelaku ekonomi tidak melakukan pilihan?​

Pilihan yang bagaimana yang harus diikuti dalam ekonomi​

Menurut pendapat anda, apakah kelangkaan sumber daya selalu bersifat negatif bagi perekonomian? Tuliskan alasannya!​

Sebutkan syarat administrasi, beri penjelasan juga mengenai syarat administrasi!Kelas : 10​

1. Bahan buatan yang mudah dibuat tekstur baik tekstur kasar maupun halus adalah a. gips b. sabun C. tembaga d. logam​

Sisi negatif yang hàrus dihindari dalam penyelenggaraan sistem demokrasi ekonomi adalah ​

Lihat Foto

Thinkstock

Ilustrasi pasar modal

KOMPAS.com – Jenis pasar dalam kegiatan ekonomi ada begitu banyak, salah satunya adalah pasar modal. Berbeda dengan pasar lainnya, yang diperjualbelikan dalam pasar modal adalah instrumen keuangan, seperti saham dan obligasi.

Dilansir dari buku Investasi dan Pasar Modal Indonesia (2018) karya Gusti Ayu dan Diota Prameswari, pasar modal adalah suatu tempat bertemunya para penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi dalam rangka memeroleh modal.

Pasar modal yang ada di Indonesia disebut dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). Sama seperti pasar pada umumnya, di dalam pasar modal juga terdapat pelaku. Pelaku tersebut berperan sebagai penggerak kegiatan di dalam pasar modal.

Baca juga: Produk-Produk dalam Pasar Modal

Dalam buku Pengetahuan Pasar Modal (2015) karya Sawidji Widoatmodjo, dijelaskan bahwa menurut bidang tugasnya, pelaku pasar modal dikelompokkan menjadi empat, yaitu:

Di Indonesia, lembaga yang berperan menjadi pengawas dalam pasar modal adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tugas OJK dalam pasar modal ada dua, yakni:

  1. Melakukan pengawasan kegiatan sehari-hari pasar modal.
  2. Mewujudkan Terciptanya kegiatan pasar modal yang teratur, wajar, efisien, serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat.

Lembaga yang berperan menjadi penyelenggara adalah bursa efek. Indonesia hanya memiliki satu bursa, yaitu Bursa Efek Indonesia.

Tugas utama bursa adalah menyediakan fasilitas perdagangan agar proses transaksi dapat berjalan dengan adil, efisien, dan transparan.

Baca juga: Peran Pasar Modal bagi Negara

Pelaku utama dalam pasar modal ada enam yaitu:

  1. Emiten, adalah perusahaan swasta atau BUMN yang mencari modal dari bursa efek dengan cara menerbitkan efek.
  2. Investor, adalah individu atau organisasi yang membelanjakan uangnya di pasar modal.
  3. Penjamin emisi (underwriter), adalah perusahaan swasta atau BUMN yang menjadi penanggungjawab atas terjualnya efek emiten kepada investor. Penjamin emisi inilah yang bertugas menjual efek. Sedangkan emiten hanya menerbitkan efek.
  4. Pialang, adalah perusahaan swasta atau BUMN yang memiliki peran melakukan penjualan atau pembelian efek di pasar sekunder (setelah efek dicatatkan di bursa).
  5. Manajer Investasi, adalah perusahaan yang kegiatannya menyelenggarakan pengelolaan portofolio efek. Manajer investasi inilah yang bertugas menerbitkan sertifikat reksadana.
  6. Penasihat Investasi, adalah perusahaan atau perorangan yang kegiatannya memberikan nasihat, membuat analisis, dan membuat laporan mengenai efek kepada pihak lain. Contohnya kepada manajer investasi.

Baca juga: Sistem Nilai Tukar: Definisi dan Sejarah

  • Lembaga dan profesi penunjang pasar modal

Lembaga dan profesi penunjang pasar modal ada sepuluh, yaitu:

  1. Biro Administrasi Efek, merupakan perusahaan yang berdasarkan kontrak tertentu dengan emiten, menyediakan jasa-jasa seperti melaksanakan pembukuan, transfer dan pencatatan, pembayaran deviden, pembagian hak opsi, dan emisi sertifikat.
  2. Tempat Penitipan Harta (custodian), merupakan perusahaan yang memberikan jasa berupa penyelenggaraan penyimpanan harta yang dititipkan oleh pihak lain.
  3. Wali Amanat, merupakan perusahaan yang dipercaya untuk mewakili kepentingan seluruh investor obligasi atau sekuritas kredit.
  4. Penanggung, merupakan perusahaan yang menanggung pembayaran kembali jumlah pokok dan bunga emisi obligasi.
  5. Lembaga Kriling dan Pinjaman (LKP), merupakan perusahaan yang memiliki tugas mencatat transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pialang.
  6. Lembaga Penyelesaian dan Penyimpanan (LPP), merupakan perusahaan yang memiliki tanggung jawab menyelesaikan semua transaksi yang sudah dicatat oleh LKP.
  7. Akuntan Publik, merupakan pihak yang mempunyai wewenang untuk melakukan pemeriksaan atas keuangan emiten, guna memberikan pendapat atas laporan keuangan yang dipublikasikan oleh emiten.
  8. Konsultan Hukum, merupakan pihak yang memberikan dan menandatangani pendapat hukum mengenai emisi efek yang dilakukan oleh emiten.
  9. Notaris, merupakan pihak yang mempunyai wewenang untuk membuat akta autentik tentang perjanjian dan pernyataan yang dibuat oleh pelaku pasar modal, terutama emiten dalam rangka go public.
  10. Penilai, merupakan pihak yang menerbitkan dan menandatangai laporan penilaian atas nilai aktiva yang dibuat berdasarkan pemeriksaan menurut keahlian dari penilai.

Baca juga: Sistem Nilai Tukar Tetap

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berikutnya

Sama seperti pasar pada umumnya, di dalam pasar modal terdapat para pelaku pasar yang mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kehadiran para pelaku inilah yang membuat aktivitas perdagangan di pasar modal seperti yang Anda rasakan saat ini.

Berbicara mengenai pelaku pasar modal, siapa sajakah mereka? Yuk, kenali satu per satu.

Siapa Saja Pelaku Pasar Modal?

1. Pengawas

Namanya pengawas, tentu bertugas untuk mengawasi seluruh aktivitas yang ada di pasar modal. Pengawas berada langsung di bawah kendali Menteri Keuangan, jadi akan banyak melakukan koordinasi dengan Menteri Keuangan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. 

Pengawas pasar modal adalah OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Pada umumnya, OJK bertugas untuk :

  • Menyusun peraturan tentang cara pelaksanaan di pasar modal
  • Melakukan pengawasan terhadap pendaftaran, perolehan, dan perizinan badan usaha yang ingin menjadi suatu emiten di pasar modal
  • Memberikan perintah secara tertulis terhadap lembaga yang melakukan kegiatan di pasar modal
  • Melaksanakan manajemen krisis di pasar modal
  • Menentukan prinsip tata kelola investasi, transaksi efek, juga tata kelola suatu emiten
  • Membuat ketentuan akuntansi di pasar modal

2. Penyelenggara

Penyelenggara pasar modal sendiri adalah menteri keuangan yang menduduki jabatan tertinggi di pasar modal. Tugas utamanya adalah menyediakan fasilitas penunjang perdagangan, lalu mengaturnya dalam sebuah regulasi.

Tujuannya agar transaksi di pasar modal berjalan secara adil, transparan, dan tidak merugikan pihak manapun.  

Baca Juga: Mengenal Pasar Modal dan Manfaat-Manfaatnya

3. Emiten atau perusahaan

Pelaku pasar modal yang juga memiliki peran penting adalah emiten atau perusahaan. Emiten yang namanya sudah terdaftar di OJK wajib menerbitkan efek untuk mendapatkan suntikan modal dari masyarakat. 

Suntikan modal tersebut digunakan untuk memaksimalkan kinerja emiten, melakukan ekspansi usaha, mengembangkan produk, hingga membayar utang.

Suntikan modal diharapkan mampu membuat kinerja emiten menjadi lebih baik, sehingga keuntungan yang diperoleh pun meningkat.

4. Investor

Investor adalah penyuntik modal kepada emiten dengan cara membeli efek atau saham yang diterbitkan emiten. Besar kecilnya suntikan modal tergantung dari kemampuan finansial investor. 

Pengelolaan modal inilah yang menjadi dasar investor untuk mendapatkan profit atau keuntungan. Investor dapat menambah kepemilikan efek dengan menambah modal.

Transaksi efek dilakukan di perusahaan efek atau sekuritas. Sebelum mulai bertransaksi, pastikan sudah memiliki rekening efek dulu di salah satu sekuritas resmi di Indonesia.

5. Pialang

Pialang disebut juga broker, adalah perantara dalam aktivitas jual beli efek. Pialang ini sendiri biasanya berbentuk perusahaan, baik swasta maupun pemerintah. Seorang pialang wajib memiliki sertifikat CFA dan wajib lulus dalam ujian WPPE. 

Selain itu, terdapat pula ketentuan seorang pialang sebagai berikut :

  • Mengetahui seluk beluk pasar modal
  • Mempertajam skill komunikasi
  • Mampu bernegosiasi dengan baik
  • Bekerja di perusahaan sekuritas
  • Memiliki modal besar
  • Memahami aturan main di pasar modal

6. Penjamin emisi

Bertugas untuk mempertanggungjawabkan efek yang diterbitkan oleh emiten sampai kepada pembeli melalui transaksi di pasar modal. Singkatnya, penjamin emisi bertugas untuk menjual efek. 

7. Penasehat investasi

Penasehat investasi bisa dikatakan sosok di balik layar karena tidak ikut terjun langsung dalam aktivitas perdagangan di pasar modal. Hal ini tidak terlepas dari tugasnya sebagai penasehat dari transaksi jual beli efek.

Penasehat akan memberikan saran terkait aktivitas efek kepada emiten. Saran ini dapat dijadikan sebagai acuan sebelum emiten membuat suatu keputusan.

Baca Juga: Produk Pasar Modal: Keuntungan dan Risiko yang Mesti Diketahui

8. Manajer investasi

Manajer investasi yang biasa dikenal di dalam instrumen reksa dana juga memiliki andil penting di pasar modal. Tugasnya tidak jauh berbeda, yaitu untuk mengelola dana yang terhimpun dari masyarakat agar mampu memberikan keuntungan. Seorang manajer investasi wajib memiliki ilmu pasar modal yang luas karena tugas dan tanggung jawabnya besar.

9. Lembaga penunjang

Agar transaksi di pasar modal lancar, stabil, dan aman, maka hadirlah lembaga penunjang. Pelakunya seperti kustodian, wali amanat, penanggung, biro administrasi efek, Lembaga Penyelesaian dan Penyimpanan (LPP), serta Lembaga Kliring dan Pinjaman (LKP).

10. Profesi penunjang

Pelaku pasar modal yang terakhir adalah pihak penunjang dari berbagai profesi yang turut berperan dalam kelancaran dan keamanan aktivitas perdagangan efek.

Ada akuntan untuk memeriksa keuangan efek, notaris untuk membuat perjanjian, audit untuk menerbitkan laporan keuangan, dan konsultan hukum yang menandatangani pendapat tentang efek yang diterbitkan oleh emiten.

Pahami Perbedaan Tugas Pelaku Pasar Modal

Itu dia pelaku-pelaku yang ada di pasar modal. Pada dasarnya, setiap pelaku di pasar modal memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, jadi tidak ada pihak yang tugasnya double atau tumpang tindih. Coba pahami tugas masing-masing pelaku pasar modal, jadi Anda tahu harus menghubungi siapa saat membutuhkan sesuatu. 

Baca Juga: Pasar Modal Indonesia: Hal-Hal yang Mesti Anda Ketahui